Daging Vegetarian? Kenapa Tidak!

 ‘Daging’ vegetarian adalah daging imitasi yang dibuat dari bahan nabati untuk menggantikan daging asli.

Hingga saat ini vegetarian masih diidentikkan sebagai ikon gaya hidup sehat. Pola hidup memilih sumber makanan nabati seperti sayuran dan buah-buahan menjadi alasan yang jelas kenapa mereka disebut sebagai kelompok orang sehat. Belum lagi, makanan ini memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dari sumber makanan hewani. Tak heran kesehatan tubuh vegetarian lebih terjaga.

Berbicara soal sumber makanan hewani, daging menjadi salah satunya. Belakangan, muncul varian makanan bernama ‘daging’ vegetarian. Mungkin Anda merasa aneh dengan istilah ini.

Sebenarnya, ‘daging’ vegetarian adalah daging imitasi yang dibuat dari bahan nabati untuk menggantikan daging asli. Daging jenis ini kini banyak dipilih oleh orang-orang yang ingin menjalani pola makan yang lebih sehat.

Bahan-bahan utama yang digunakan pun untuk bebas dari aspek “hewani”. Beberapa bahan yang paling sering dipakai untuk membuat daging vegetarian adalah tempe, tahu, dan jamur.

Tempe

Makanan yang terbuat dari kacang kedelai ini rupanya bisa dijadikan bahan pembuatan daging vegetarian. Sebab, tempe memiliki serat dan protein. Ketika dihancurkan dengan food processor, teksturnya akan mirip dengan adonan daging.

Bonusnya lagi, tempe mengandung prebiotik dan probiotik sehingga membantu melancarkan pencernaan. Ini tentunya berbeda dengan daging merah yang kalau dikonsumsi terlalu banyak, bisa mencetuskan sembelit.

Tahu

Bila menginginkan tekstur daging yang lebih lembut, cobalah mengolah tahu. Sebab, tahu tidak memiliki serat seperti tempe. Meskipun tidak memiliki serat, jangan remehkan kandungan makanan vegetarian yang satu ini.

Sebab, tahu mengandung mineral, seperti magnesium klorida dan nutrisi lain, seperti kalsium, vitamin B12, dan zat besi. Tahu sudah memiliki cita rasa sendiri ketimbang tempe sehingga tak perlu banyak memberikan bumbu.

Jamur

Bila ingin tekstur yang lebih mirip dengan daging plus punya rasa umami, jamur bisa digunakan. Cendawan juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Dokter Sara Elise Wijono, M.Res dari KlikDokter mengatakan, jamur justru dapat menurunkan kolesterol jahat.

Jamur, khususnya jamur shitake, mengandung senyawa eritadenine, sterol, dan beta glucan, yang baik untuk meningkatkan kadar lemak baik di dalam tubuh. Jika ingin fokus pada kesehatan jantung, gunakan jamur shitake sebagai bahan dasar pembuatan daging vegetarian.*