Usaha Ikan Asap Terus Mengepul

SISIBAIK.ID – Usaha rumahan pengasapan ikan banyak dijumpai di Desa Kebon Damar Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur. Usaha Ikan Asap tersebut menjadi ciri khas hasil olahan di Desa Kebon Damar.

Usaha tersebut sudah puluhan tahun dilakoni oleh beberapa warga di desa tersebut. Salah satunya Kusman (67) warga Dusun 1, bersama Ratikem istrinya, setiap hari  dia bisa memproduksi 1,5 kuintal ikan asap.

Setiap pagi ikan asap ini dipasarkan sendiri ke pasar terdekat. “Sudah puluhan tahun usaha ini saya lakukan, selain bertani di sawah,” kata Kusman, di rumahnya, Rabu (1/7/2020).

Produksi ikan asapan yang dilakukannya juga masih tradisional. Ikan laut yang dibuat untuk asapan antara lain ikan pari, cucut dan gedangan.  Ikan ikan ini diasapkan hingga kering selama 5 jam.

Ikan asap ini dijual per potong Rp10.000. Dari usahanya itu, Kusman mendapatkan keuntungan bersih hampir Rp200 ribu per hari. 

Kasi kesejahteraan Desa Kebon Damar Agus Ratmianto menjelaskan, di Desa Kebon Damar memang bisa dikatakan sebagai tempat usaha pengasapan ikan. “Ada sekitar 21 KK yang melakoni usaha rumahan ini, dan ikan asap di desa kami menjadi ciri khas,” jelas Agus.

Ikan asapan biasanya diolah sebagai makanan bersantan pedas, yang banyak dijumpai pada beberapa restoran khas Jawa Timur di sepanjang jalan lintas Timur Sumatra.

“Paling enak dibumbui santan pedas dicampur kemangi, sebagai lauk dengan nasi tiwul ditambah dengan lalapan,” ungkap Agus. ***