Maluku Tenggara Wujudkan Pertanian Tangguh dan Maju

SISIBAIK.ID – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus berupaya dalam mewujudkan pertanian Malra yang tangguh dan maju.

Terkait hal itu, Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun saat memberikan arahan, mengatakan, selama 3 bulan, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta masyarakat secara bersam-sama telah menanam dan memelihara tanaman jagung di Ve’e Kes Yang dengan baik, sehingga proses panen bisa terlaksana.

“inilah kekuatan dari Ve’e Kes Yang di Maluku Tenggara, karena telah mempersatukan berbagai pihak.  Ve’e Kes Yang akan membuat hidup kita lebih baik di masa-masa yang akan datang. Ve’e Kes Yang tidak ada di tempat lain, hanya ada di Maluku Tenggara,” ungkap Thaher Hanubun seperti dilansir infopublik.

Bupati juga mengapresiasi kinerja kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama jajarannya yang telah mengelola Ve’e Kes Yang pada beberapa lokasi yang tersebar di Malra.

Dia pun mengucapkan terima kasih untuk partisipasi masyarakat yang telah menunjukkan kekompakan bersama pemerintah Malra dalam rangka mencegah krisis pangan akibat dampak covid-19 melalui kegiatan pembuatan Ve’e Kes Yang.

“Saya mengajak semua pihak yang hadir di acara panen jagung agar mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan pertanian di Ve’e Kes Yang untuk bisa diketahui banyak orang, karena Ve’e Kes Yang hanya ada di Maluku Tenggara,” ungkap dia. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Felix Bonu Tethool, bersama jajarannya ingin mewujudkan pertanian di Malra menjadi pertanian yang maju dan tangguh.

Dia terinspirai dengan Bupati Maluku Tenggara yang dengan kebijakannya telah memberikan inspirasi untuk mengembangkan pertanian di Maluku Tenggara.

Dijelaskan bahwa, untuk mencegah krisis pangan yang terjadi maka ada tahapan yang harus dilakukan yakni pembuatan Ve’e Kes Yang, pada beberapa lokasi di Maluku Tenggara. Sama seperti istilah di TNI Polri adalah penyediaan dapur umum.

“Setelah masuk pada adaptasi kebiasaan baru (red), maka akan diikuti dengan recovery ekonomi, maka pengelolaan akan diserahkan kepada masyarakat untuk membantu perekonomianya. Kita semua punya hak asasi untuk menjamin makan,” ungkap Tethool.

Untuk mewujudkan hasil pertanian yang optimal maka Dinas  Ketahanan Pangan dan Pertanian akan selalu melakukan pendampingan pada sejumlah Ve’e Kes Yang.

“Semoga ke depannya, kami Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bisa memanfaatkan iklim ini dalam rangka mewujudkan pertanian Maluku Tenggara yang tangguh, maju dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat kepada kesejahteraan masyarakat di Maluku Tenggara,” ungkap Tethool di acara panen jagung di Ve’e Kes Yang, di Ohoi (desa) Danar, Sabtu (12/9/2020).

(Dhea)