Brigjen Apriastini Kapusjarah Polri Wanita Pertama di Indonesia

SISIBAIK.ID – Korps Polisi Wanita perlu berbangga dengan pencapaian yang diraih Brigjen Pol. Apriastini Baktibugiansri. Dia dipercaya Mabes Polri menjadi Kepala Pusat Sejarah Polri.

Brigjen Apriastini mencatatkan namanya sebagai Kapusjarah Mabes Polri wanita pertama di Indonesia yang diangkat Mabes Polri.
Tentu saja pencapai Brigjen Apriastini yang cukup bergengsi, ini dicapai oleh yang bersangkutan setelah pengabdian kepada Institusi Polri yang tidak sebentar.

Brigjen Apriastini tercatat mengabdi sudah 36 tahun berkarir di korps Bhayangkara.
Selain itu, pencapaian Brigjen Apriastini itu wujud dari komitmen Mabes Polri yang tidak membeda-bedakan antara polisi wanita dan polisi laki-laki dalam hal pencapaian karir.

Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis telah menegaskan bahwa polisi laki-laki dan polisi wanita mempumyai porsi kesempatan yang sama di institusi Polri. Dengan catatan, kata Jenderal Idham Azis, prestasi yang bagus dan jejak rekam yang baik di institusi Polri menjadi ukurannya.

Dengan penegasan Kapolri itu, peluang sangat terbuka bagi para anggota Polwan untuk meraih kedudukan dan kepangkatan yang tinggi di Polri. Asalkan para anggota Polwan itu menunjukkan prestasi baik dan pengabdian yang tinggi kepada Polri secara profesional, moderen dan terpercaya. Ditambah lagi jejak rekam yang baik sebagai anggota Polri dalam tugas dan fungsi sebagai penegak hukum dan penjaga Kamtibmas.

Prestasi sudah ditunjukkan oleh Brigjen Aprtiastini. Anggota Polwan Korps Bhayangkara itu telah menunjukkan dirinya sebagai anggota Polri yang patut menjadi contoh bagi para polwan Indonesia yang lain.

Brigjen Apriastini telah membalikkan anggapan orang kalau karir di Kepolisian itu hanya milik laki-laki karena membutuhkan kekuatan fisik dan mental. Dengan pencapaian Brigjen Apriastini membantah anggapan tersebut. Mabes Polri tidak membeda-bedakan laki-laki dan perempuan untuk berkarir dan mengabdi di institusi Polri.

Kerja keras dan dedikasi pada institusi Polri dapat mengangkat anggota Polwan pada pencapaian karir yang tinggi. Seperti halnya Brigjen Apriastini. Sebelum dipercaya menjadi Kapusjarah Mabes Polri, ia pernah ditempatkan di Kabag Gassus Robinkar SDM Polri.

Brigjen Apriastini juga sempat mendapat penugasan sebagai anggota Paspanpres. Selama 12 tahun ia mengawal Ibu Negara Tien Soeharto, dan selanjutnya mengawal Ibu Ani Yudhoyono.

Pengalamannya sebagai anggota Paspanpres itu menjadi batu ujian dirinya sebagai anggota Polri. Sebab 24 jam waktunya digunakan untuk bertugas dan bekerja. Ia pun jarang bertemu dengan keluarga karena harus mengikuti kegiatan Ibu Negara.

Dalam hal ini fisik dan mental diuji sebagi anggota Polri. Brigjen Apriastini berhasil melewati proses itu.
Kini Brigjen Apriastini menduduki posisi Kapusjarah Mabes Polri.

Sebelumnya jabatan tersebut dipegang oleh Brigjen Istu Hari Winarto.
Kapusjarah salah satu posisi penting di Mabes Polri. Sebagai Kapusjarah, Brigjen Apriastini ditugaskan untuk mengelola Museum Polri, juga mendata koleksi sejarah Polri, merawat benda pustaka dan buku milik Mabes Polri.

Pekerjaan itu bukan pekerjaan mudah, tetapi pekerjaan yang membutuhkan kecermatan, ketepatan, ketekukan, dedikasi yang tinggi, kemampuan manajerial, dan tentunya kepemimpinan. (Tribratanews)