Cara Mendapat Bantuan Kuota Internet

SISIBAIK.ID – Syarat utama mendapatkan bantuan kuota data internet dapat dipenuhi dengan mudah. Calon penerima bantuan adalah yang terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik) serta memiliki nomor ponsel yang aktif.

“Syarat menerima bantuan dibuat semudah mungkin. Hal yang paling penting adalah tercatat dalam aplikasi dapodik dan memiliki nomor aktif atas nama orang tua, anggota keluarga atau wali,” kata Plt. Kapusdatin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhammad Hasan Chabibie dalam Forum diskusi Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk “Anak Perusahaan Pulsa: Belajar Aman dan Tetap Terkoneksi dari Rumah” yang diselenggarakan melalui rapat zoom pada Selasa (29/9/2020).

Meskipun syarat ditetapkan oleh Kemendikbud cukup mudah, pihaknya tetap akan melakukan pemberian validasi. Tujuannya, kuota data internet yang diberikan dapat diterima langsung kepada peserta didik yang membutuhkan kuota data untuk melakukan kegiatan belajar yang berani.

“Kami melakukan pendataan secara valid, agar data kuota yang diberikan tepat sasaran,” tuturnya.

Ada empat cara validasi data yang dilakukan oleh Kemendikbud, pertama pendataan nomor ponsel sesuai dengan aplikasi dapodik. Kedua, pengungkit nomor yang merupakan milik calon penerima data internet dalam satu instansi pendidikan. Ketiga, pimpinan satuan pendidikan menggungah surat tanggung jawab mutlak (SPTJM). Terakhir, operator satuan pendidikan melakukan pemutakhiran nomor ponsel.

“Jangan sampai terjadi dalam satu nomor ponsel yang dimiliki oleh lebih dari satu orang penerima,” Muhammad Hasan.

Rencananya, pemerintah akan memberikan bantuan kuota internet total kepada 60 juta penerima. Secara detail, bantuan kuota ini akan diberikan kepada 50.704.847 peserta didik, 3.424.176 pendidik dari berbagai jenjang, 5.156.850 mahasiswa di berbagai tingkatan, dan 257.217 dosen berbagai mata kuliah.

“Anak perusahaan kuota internet selama empat bulan dari September hingga Desember sebesar Rp7,2 triliun,” katanya.
Terkait dengan penyaluran bantuan pada bulan ini, telah dilakukan dalam dua tahap. Tahap I, telah dilakukan pada periode 22-24 September. Dan tahap II, saat sedang disalurkan dari periode waktu 28-30 September. Pada bulan ini kuota yang diterima selama 30 hari diterima sejak nomor aktif.

Bulan kedua, tahap I akan dilakukan pada periode 22-24 Oktober 2020 dan tahap II akan dilakukan pada 28-30 Oktober 2020. Pada bulan ini kuota yang akan dilaksanakan selama 30 hari bertambah sejak diterima nomor aktif.

Bulan Ketiga dan Empat, Tahap I akan dilakukan periode 22-24 November 2020 dan tahap II dilakukan periode 28 sampai 30 November 2020. “Khusus bulan ketiga dan empat kuota selama 75 hari yang diterima sejak diterima oleh nomor ponsel pendidik dan perserta didik,” pungkasnya .

Turut tampil sebagai narasumber Diskusi Media FMB9 SVP Enterprise Telkomsel Dharma Simorangkir. Kegiatan FMB9 juga bisa diikuti secara langsung di www.fmb9.go.id, FMB9ID_ (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID_IKP (Youtube). (FMB9/TRI/VR/TR)