Penting, Ini Aturan Baru Naik Kereta Api Jarak Jauh Pasca-peniadaan Mudik

SISIBAIK.ID – Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kembali mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) ke berbagai daerah dengan aturan baru. Aturan ini diberlakukan pada masa pengetatan pasca peniadaan mudik, mulai 18 Mei hingga 24 Mei 2021.

Dalam keterangan tertulis pada Senin (17/05/2021), VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, jumlah KAJJ mencapai rata-rata 144 kereta per hari. Adapun tiket dapat dipesan di aplikasi KAI Access, Web KAI, dan seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Joni menjelaskan, pelanggan KAJJ tidak perlu lagi menyertakan surat izin perjalanan, namun masih harus melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 berupa surat keterangan negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau GeNose C19 yang diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam.

Untuk membantu melengkapi syarat surat bebas Covid-19 tersebut, KAI menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp 85.000 di 42 stasiun dan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 30.000 di 54 stasiun.

Mulai 18 Mei 2021 pula, calon penumpang yang tidak dapat menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau GeNose C19, tidak memakai masker, atau penumpang reaktif/positif maka tiketnya akan dikenakan bea batal sebesar 25 persen.

Proses pembatalan dilakukan di loket stasiun pembatalan dan melalui Contact Center 121 paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan.

Sedangkan calon penumpang yang didapati suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celcius pada saat boarding, maka tiket akan dikembalikan 100 persen.

Pembatalan dapat dilakukan di semua loket stasiun penjualan. Proses pengembalian bea pada loket stasiun pembatalan dapat dilakukan tunai atau skema transfer.

Khusus untuk layanan Contact Center 121 menggunakan skema transfer. Bea tiket yang dibatalkan dikembalikan setelah hari kalender ke-30 sejak permohonan pembatalan.

KA Bandara Kembali Dioperasikan

Sementara itu, PT Railink mengoperasikan kembali Kereta (KAI) Bandara pada Selasa (18/5). Keputusan tersebut diambil menyusul berakhirnya masa larangan mudik.

“PT Railink akan beroperasi kembali mulai 18 Mei 2021 dengan 40 jadwal perjalanan untuk KAI Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta dan 20 jadwal perjalanan untuk KAI Bandara Kualanamu (Sumatera Utara),” kata Plt Direktur Utama PT Railink, Anggoro Triwibowo dalam siaran persnya, Senin (17/5).

Dia menambahkan pengoperasian KAI Bandara tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Untuk mengurangi kontak fisik, antrian dan waktu tunggu di masa pandemi, pihaknya mengimbau kepada calon penumpang membeli tiket KAI Bandara secara online melalui aplikasi, website, tap n go dan mitra Railink.

“Untuk mengetahui lebih jauh masyarakat bisa mendapatkan informasi terbaru tentang KAI Bandara di Website PT Railink, yaitu www.railink.co.id atau di sosial media Railink IG: @kabandara, FB: @KABandaraRailink, Twitter: @RailinkARS. Informasi lebih lanjut melalui email: humas@railink.co.id,” tutupnya.