PBNU Luncurkan NUChat, Aplikasi Perpesanan Canggih

SisisBaik.ID – PBNU resmi meluncurkan aplikasi perpesanan berbasis android maupun ponsel biasa. Aplikasi tersebut bernama NUChat.

Peluncuran aplikasi perpesanan tersebut langsung oleh PBNU di Ponpes Kempek Cirebon. PBNU bekerjasama dengan PT Gerbang Prima Sukses (GPS).

Ketua Umum PBNU Kh Said Aqil Siradj mengatakan, aplikasi tersebut menjawab tantangan di era digital. Warga NU, diakui masih ketinggalan dari sektor digitalisasi.

“Jadi aplikasi ini tidak hanya untuk warga NU tapi untuk warga umum juga,” ujar Said Aqil, Senin (26/10/2021).

Said Aqil mengatakan, NUChat bisa menjadi sarana warga NU untuk mengelola database. Said Aqil memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna NUChat.

“Katanya anggota NU itu 94 juta. Pembuktiannya disini bagian database, untuk memastikan juga. Jadi data pribadi aman tidak disebar,” kata Said Aqil.

Sementara itu, Dirut Supertex Sandjaja Thahajadiputra menjelaskan, NUChat merupakan aplikasi platform perpesanan seperti WhatsApp (WA) atau sejenisnya.

Bahkan, aplikasi tersebut memiliki kelebihan tanpa batas. tidak hanya warga yang memiliki gawai smartphone saja, NUChat juga bisa diakses warga pengguna ponsel jadul melalui layanan SMS pesan singkat.

Selain itu, pengguna NUChat tak perlu khawatir jika jaringan seluler terganggu otomatis beralih ke SMS. Sesama pengguna NUChat bisa tetap berkomunikasi dalam kondisi sinyal buruk.

“Ada juga fitur lainnya, bisa untuk pembayaran zakat melalui digital, umrah dan kurban,” kata Sandjaja.

Sandjaja mengatakan NUChat dilengkapi dengan keamanan dan hak privasi bagi penggunanya. NUChat dibuat sesuai dengan aturan yang ada.

“Kita memiliki filter, termasuk konten-konten yang tak pantas. Kita kerja sama dengan telekomunikasi operator seluruh Indonesia. Jadi, privasi, keamanan dan lainnya sangat terjaga,” kata Sandjaja.

Aplikasi perpesanan NUChat ini bia diunduh melalui PlayStore. Dalam menikmati aplikasi terbaru ini, pengguna NUChat bisa menikmati informasi berita yang bersumber dari NU.